Indonesia
Tepatnya tanggal tujuh belas Agustus 2009, saya tersentak dengan pesan pada facebook saya yang dikirim dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia yang bunyinya sebagai berikut:
“Indonesia harus dipahami sebagai kata kerja, bukan kata benda. sebagai kata kerja, menjadi indonesia adalah sebuah proses yg tidak mengenal kata akhir. selamat ulang tahun indonesiaku, indonesia kita bersama, merdeka …!”
Ya kenapa tidak, soalnya dahulu saya pernah menanyakan kepada diri sendiri mengenai Indonesia. Apa itu Indonesia? Dimana Indonesia? Ketika saya buka dan tunjuk peta Indonesia kemudian saya katakan, ini bukan Indonesia tapi peta kepulauan Indonesia. Yang mana lagi yang bisa saya tunjuk? Presiden dan mentri-mentrinya? Itu adalah pemerintah Indonesia. Apapun saya tunjuk tidak bisa dikatakan itu Indonesia.
Tapi anehnya ketika, misalnya team olahraga yang akan bertanding keluar negeri. Pada saat mereka bertanding dilapangan, mereka bisa disebut Indonesia. Why? Ada unsur yang membuat nama mereka menjadi Indonesia. Sifat-sifat yang melambangkan Indonesiakah yang mereka bawa?
Kalau ini betul, berhati-hatilah sebab sifat-sifat yang anda bawa mengatasnamakan Indonesia dapat merusak nama Indonesia juga.
“Anda bukanlah Indonesia tapi bukan pula selain bagian darinya.”
